HUJAN

                 

            HUJAN MENGGALI MEMORI 

                    (Karya desva yulita)



Kerontang-kerontangan membawa Pilu
Sebuah gubuk lesehan penuh arti
Badai angit trus berdampingan dengan serbuan tetesan air
Hujan memflashbackkan hati

Angin-angin terus berputar
Bunyian kayu retakkan jantung
Burung-burung ke dinginan
Nan dimana tempat untuk mengadu

Rindu tak kunjung temu
Apalah daya penikmat candu
Air yang membawa keberkahan
Agar tercipta nikmatnya mensyukuri

Tpi hujan kali ini bercampur aduk hujan dan kehujannan air mata
Biduk-biduk kenangan trus gentayangan
Memori hati trus tergali
Namun kenyataan lebih pahit

Tempat ayunan itu sudah terlihat menua
Tapi jejak-jejak hati masih tertinggal
Daun-daun selalu tak berarah
Bunyian cicak mempatokkan seruan
Kambing-kambing trus mengembek
Takut kehilangan pasangan sejati

Bunyi angin dan hujan terus bersatu mempersatukan agar terciptanya kerinduan nan malang ini
Embaman/tiupan itu tak kunjung padam
Seolah bermain di tengah keributan angin malam

 timbulnya benih karna seiringnya saling merekam,Rasa tercipta karna sering bersama dan terbiasa
Dan pupusnya harapan karna tak sejalan
Semua pudar tanpa sirna

Ini neraka menyayat diri
Hujan yang menyerbu mendesahkan hati ingin tiba si pujangan hati
Kasih tak sampai jangan sesali
biarkan hujan mengingat memori.




NAMA        DESVA YULITA
KULIAH      IAI YASNI BUNGO
WA              082378863113
KAB            BUNGO
PROVINSI JAMBI
GMAIL       yulitadesva6@gmail.com





                   

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARAPAN